Selasa, 19 September 2017

Kau adalah kau yang luar biasa.
Seketika mampu menjadi sosok kakak yang menjaga adiknya,
juga menjadi teman yang menyediakan pendengarannya,
hingga menjadi kekasih yang hangat.

Kau, adalah sandaran kepala ketika letih.
Dimana saat aku tak lagi mampu untuk merintih,
kau sedia bahu dan lengan guna mengusap diriku agar lekas pulih.

Kau, kekasih yang paling terkasih.
Tempat dimana bahagia tak perlu lagi ku cari.
Kaulah mesin senyum simpul yang paling aku cintai.
Kau, tetaplah disini.
Berjanji, jangan pernah pergi๐Ÿ’š๐Ÿ’š

Minggu, 03 September 2017

Aku mencintaimu saat ini
dan ingin tetap mencintaimu, lebih baik lagi dari hari ini.

Aku masih ingin memahami setiap liku pikiranmu, hingga mampu menjadi yang pantas bersanding dengan pikiran hebatmu itu. aku tetap ada dan tidak menyerah.

Jujur, berada di sampingmu tidaklah mudah. Namun aku bahagia.
Dan aku mencintaimu sesederhana mimpiku

Minggu, 22 Februari 2015

Panggil saja dia rindu, yang terkadang membuat sendu dan kadang membuat terenyuh kala bertemu. Panggil saja dia rindu yang selalu mengejakan namamu. Aku menyerahkan segalanya, perihal bertemu lagi atau tidaknya kamu dan aku dimasa dewasa nanti, aku pasrah. Paham bahwa rasa ini hanya untuk dikonsumsi pribadi yang harus diredamkan sekcil mungkin. untuk menjaga (KITA) dan aku percaya. Percaya seterjal apapun jalan kita nanti., kamu selalu siap sedia menjaga dan melindungi. Apapun yang terjadi nanti, aku akan memnyayangimu dengan percaya.

Kamis, 13 November 2014


Kangen
Berharap kamu tahu walaupun sebenarnya kamu gak akan pernah tahu, berharap kamu peduli walaupun kamu tipe orang yang cuek setengah mati!
Kangen, tapi aku berusaha untuk gak kangen rumit ya? Kangen itu memang selalu rumit kok, lebih rumit lagi, kalau saya merasakannya tapi kamu tidak merasakannya.
Cara terbaik adalah menahannya, melupakannya, atau mungkin membuangnya jauh dari otak saya, segera!Berhasil atau tidak? Itu urusan belakangan.
Jika saya rindu, cukup menatap jendela, mengetuk-ngetuknya dengan tangan, berharap nafasmu ikut berembun disitu. Terobati atau tidak? Itu urusan belakangan!!

Jumat, 17 Oktober 2014

Jenuh
iya mungkin itu lebih tepat untuk menggambarkan perasaanku saat ini
untuk waktu yang cukup lama aku baru merasakannya sekarang
mungkin ada yang salah dengan pengindraanku atau mungkin lantaran keadaan yang menjadi penghalang. ah sudahlah aku juga tak tahu dengan pasti.
jujur sebenarnya aku tak ingin merasakan rasa ini, berandaipun aku tak mau
tapi apa, sikapmu yang membuatku harus begini

aku jenuh, sangat jenuh dengan semuanya
semuanya tentang kamu, tentang hubungan yang bisa dibilang datar ini
apa kamu merasa hal yang sama? sama sepertiku? semoga saja tidak
sempat aku berpikir, aku ingin kembali seperti dulu
seperti dulu sebelum ada status ini, tapi aku tak bisa
karena sampai detik ini aku masih menyayangimu.
semoga waktu dapat menghilangkankan jenuh ini.
semoga


Jumat, 22 Agustus 2014

hai 21
terimakasih telah membentuk guratan senyum yang begitu indah dan berkesan hari ini
terimakasih telah membawa pergi semua asa yang membayangiku
terimakasih telah membuatku diam untuk sesaat dalam rasa senang yang begitu luar biasa
terimakasih telah membiarkan rasa ini tumbuh
terimakasih telah menyukaiku
terimakasih untuk semuanya
semuanya yang begitu sederhana tapi sangat indah
aku memyukaimu dan semoga selalu seperti ini 
hai 21
menyukaimu itu adalah perasaan yang tidak beralasan
ya sebenarnya juga tak perlu ada alasan untuk menyukaimu
aku menyukai semua yang ada padamu tanpa alasan
tanpa alasan sedikitpun.

semoga ini awal yang menyenangkan